jump to navigation

IPTEK Juni 18, 2009

Posted by tri huntoyo in IPTEK, PENDIDIKAN, Uncategorized.
2 comments

Nexian G900, bentuk mirip
Blackberry.

Pada abat 21 meninggalkan peradaban dunia yang sangat maju, terutama dalam bidang tehnologi informasi. Tahun demi tahun tehnologi semakin menemukan inofasi yang sangat mengesankan dan spektakuler.
Di negera kita Indonesia saat ini demam Blackberry memang sedang merajalela, dan saat ini kita telah disugui jiplakannya, yakni Nexian G900.
Pada penjualan perdana kemarin, diberbagai wilayah pembeli sampai ngatri. Dengan harga banderol Rp.999 ribu, prudak ini cukup laris. G900 ini mirip dari BB Javellin, perbedaannya hanya pada lengkungnya saja, mirip dalam kemasan casingnya, tapi entah yaa soal perangkat softwarenya. (teman lain malah bilang ini paduan antara Nokia E71 dan BB). Menurut kabar mulut, mereka menanam software yg bisa juga menjalankan fungsi spt BB, yakni untuk email, chatt dan nge-blog. Tapi menurut pendapatku semua hape modern memang punya fasilitas itu. Gak usah repot beli BB atau mirip BB, semua hape bisa koneksi ke internet dengan mudah. Perbedaan terbesar BB itu adalah soal rate koneksi internetnya dan software emailnya yg hebat.
Nexian tipe ini pasti laris manis, mengingat konsumen memang sangat gila soal mode hape. Bukan cuma soal tampilan, ini juga diyakini bisa mendongkrak image ybs. Rasanya, jika BB asli gak ada, yg palsunya juga gakpapa toh sepintas mirip juga kan.

KIAT MENJADI GURU PROFESIONAL Juni 18, 2009

Posted by tri huntoyo in Uncategorized.
add a comment

KIAT MENJADI GURU PROFESIONAL

Profesi guru pada masa kini menjadi figur yang selalu menjadi sorotan masyarakat luas, hal ini menjadi tantangan bagi para guru untuk selalu meningkatkan kopetensi diri, serta memperbaiki mentalitas sebagai pendidik.
Dalam meningkatkan kopetensi guru, kita sebagai guru harus tidak segan-segan untuk kembali membuka buku-buku kuliah dulu. Selain itu kita menambahkan keilmuan kita dengan mengikuti perkembangan tentang sesuatu yang berhubungan dengan profesi gu, hal ini tidak menutup kemungkinan kita dapatkan dari penataran ataupun seminar.
Untuk membangun mentalitas guru kita kembali kepada prinsip hidup, dimana kita harus memahami arti kehidupan serta tujuan kehidupan, dalam hal ini dipengaruhi uleh pembinaan spiritual kita. Misalnya saya memandang bahwa pekerjaan guru ini adalah amanah yang telah kita sepakati, dan dengan menanggung amanah ini kita pakai sebagai sarana menempuh kehidupan.

Hello world! Juni 18, 2009

Posted by tri huntoyo in Uncategorized.
add a comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.